Selasa, 01 Juli 2025
Home »
» Dosen STAI Darul Ulum Banyuanyar Kembangkan Bahan Ajar Bahasa Arab Tematik Fikih al-Dayn untuk Tingkatkan Keterampilan Berbicara Mahasiswa
Dosen STAI Darul Ulum Banyuanyar Kembangkan Bahan Ajar Bahasa Arab Tematik Fikih al-Dayn untuk Tingkatkan Keterampilan Berbicara Mahasiswa
Pamekasan, 16 Juni 2025 — Upaya peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Arab di lingkungan pendidikan tinggi Islam terus digencarkan. Salah satu terobosan terbaru datang dari Mabrurrosi, Dosen Tetap Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) STAI Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan, yang berhasil mempublikasikan hasil penelitiannya di Al-Wazan: Journal of Arabic Education, Volume 3, Nomor 1, halaman 102-120.
Penelitian yang berjudul "Berbicara dalam Bingkai Fikih: Desain Materi Tematik al-Dayn untuk Keterampilan Kalam" ini berfokus pada pengembangan bahan ajar keterampilan berbicara (maharah al-kalam) berbahasa Arab yang terintegrasi dengan tema fikih, khususnya fikih al-dayn (utang piutang). Tema ini dinilai memiliki relevansi tinggi dengan realitas sosial dan ekonomi mahasiswa, namun selama ini jarang diangkat dalam pembelajaran bahasa Arab.
“Masih terbatas bahan ajar yang kontekstual, tematik, dan mengintegrasikan unsur keilmuan Islam, terutama di bidang fikih. Padahal, penguasaan bahasa Arab dan pengetahuan keislaman harus berjalan seiring,” ungkap Mabrurrosi.
Dalam penelitiannya, Mabrurrosi menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahapan tersebut mencakup analisis kebutuhan mahasiswa, perancangan materi tematik, pengembangan bahan ajar, implementasi di kelas, serta evaluasi efektivitasnya.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan berbicara mahasiswa setelah penerapan bahan ajar tersebut, terlihat dari perbandingan skor pre-test dan post-test. Meski sebagian mahasiswa masih memerlukan pendampingan tambahan, mayoritas mengalami kemajuan yang berarti dalam keterampilan berbicara mereka.
Kontribusi penting dari penelitian ini tidak hanya terletak pada inovasi pengembangan bahan ajar Bahasa Arab, tetapi juga dalam memperkuat integrasi antara pengajaran bahasa dan konten fikih dalam konteks pendidikan tinggi Islam. Pendekatan ini diharapkan mampu membangun kompetensi linguistik dan religius mahasiswa secara holistik dan relevan.
Penelitian ini menjadi langkah nyata STAI Darul Ulum Banyuanyar dalam mencetak lulusan yang tidak hanya fasih berbahasa Arab, tetapi juga memahami kandungan keilmuan Islam yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.






0 komentar:
Posting Komentar